Tukang nasi goreng kedua yang saya jauhin letaknya ada di sebelah timur base-camp,
tepatnya di depan sebuah rumah sakit. Nah, kalau yang ini saya curiga,
jangan-jangan memang pedagangnya baru keluar dari rumah sakit atau
mungkin efek tiap hari lihat ambulance keluar masuk gerbang hingga keseimbangan otaknya diragukan!
Jadi
malam itu saya makan sama temen, sama-sama lagi ngedit juga. Malam ini
adalah malam terakhir kita barengan karena besok temen saya itu mau
pergi ke luar negeri... ke Papua. Berhubung
ada momen spesial begitu, yang biasanya kalau makan kita cari nasi
goreng tanpa embel-embel apa-apa. Paling juga pake telor dadar, kerupuk,
sama suiran ayam kan? Tapi karena ini malam
jadianterakhir kita, maka kita pengen lah makan nasi goreng yang rada beda.
Nah, kebetulan di spanduk nasi goreng itu saya lihat ada kata "NASI
GORENG KAMBING".
