Setelah menonton film Room Mate karya
sutradara Iran, Mehrdad Farid, saya membuka-buka internet dan menemukan
beberapa tulisan yang membahas film ini juga. Tapi mungkin karena film
ini tergolong baru masuk ke Indonesia maka sebagian besar masih berupa
review. Tapi saya agak terkejut ketika membaca banyak tulisan yang
menyebutkan film ini bercerita tentang kumpul kebo ala Iran. Padahal
kalau kita menontonnya, akan sangat jauh sekali definisi kumpul kebo
dengan apa yang dihadirkan dalam Room Mate.
Setelah lama dipikirkan, saya bisa
memaklumi mengapa bisa muncul persepsi itu, sebab kalau dilihat dalam
perspektif budaya komponen perfilman Indonesia (artinya disini ada
komponen pembuat dan penikmat), apa yang bisa diharapkan dari sebuah
film yang bercerita tentang dua orang yang tidak menikah, hidup dalam
satu rumah, kecuali kegiatan kumpul kebo?
